Cara menelusuri data TikTok menggunakan video listening
Budaya internet masa kini tidak dipacu oleh teks — sebaliknya dibentuk oleh video, meme dan isyarat visual halus. Unsur-unsur ini mengandungi lebih banyak makna daripada mana-mana kapsyen bertulis. Justeru, analisis metadata semata-mata mungkin hanya menyingkap separuh cerita. Memahami secara menyeluruh landskap sosial seperti TikTok dan semua nuansanya memerlukan analisis terus terhadap kandungan video itu sendiri, bagi membongkar insight budaya yang lebih mendalam.
Sesi ini dirangka khas untuk merapatkan jurang antara social listening di platform video dan kecerdasan budaya, menggunakan Exolyt untuk mengenal pasti dan mendekod trend khusus komuniti—termasuk pergerakan mikro dan anjakan tingkah laku yang lebih besar—merentasi segmen popular seperti BookTok, GameTok dan BeautyTok, bersama saintis data kami, Tigran, serta pakar strategi budaya dan jenama, Kim.

What's on the agenda
This session was curated to give you a better understanding of how to analyse video content for more context and nuances, and spot and uncover cultural or niche insights. Explore:
👉 Video content analysis: What, Why, and How
👉 Exolyt Capabilities: Detecting Signals & Video Clusters
👉 Social Video Listening vs. Traditional Social Listening
👉 Capturing Cultural Insights from TikTok Communities:
BookTok, GameTok, BeautyTok
Session details:
- Presented by: Exolyt's Senior Data Scientist, Tigran Khachatryan and partner and social media and cultural strategist, Kim Townend,
- Location: YMS (Youth Marketing Strategy Summit) London
- Language: English (with Subtitles)